Pages

Saturday, July 12, 2014

Ratapan Sunyi

Apa yang terjadi 
Saat hembusan angin tak lagi terasa
Saat segarnya udara pagi tak lagi bisa kuhirup
Saat aku sendirian di padang rumput keheningan

Angin menggoyang rerumputan
Menari bersama pancaran emas sang surya
Kilau embun bagai permata
Namun indraku tak lagi bisa merasa

Angin hembuskan simfoninya
Mentari mengintip dari balik awan kelabu
Kirimkan cintanya untuk dunia
Namun oksigen telah direnggut dariku

Dunia ada di tanganku
Kirimkan cinta tiada henti
Kupunya segalanya
Kecuali dia yang kuinginkan

Cinta bukan segalanya 
Uang dapat dicari
Tapi hatiku tak bisa bertahan tanpamu
Oksigen ialah kau seorang

Biarlah angin tak lagi berhembus
Agar kisah ini berhenti di sini
Biarlah aku tak lagi bernapas
Agar duniaku membeku dalam balutan cintamu

Biarlah rumput tak lagi bergoyang
Berhenti dalam kisah indah
Yang berakhir menyakitkan hati
Agar aku dapat tetap hidup di dalamnya

No comments:

Post a Comment